Cara Menghitung Batu Bata

Cara Menghitung Volume Batu Bata – Batu bata merah merupakan sakah satu material pasangan untuk dinding yang paling banyak dikenal dan juga banyak dipakai. Sekarang ini, mulai banyak material pasangan dinding yang dikenal oleh masyarakat seperti misalnya batako, hebel, dan yang lainnya.

Tetapi yang paling banyak digunakan tetap batu bata merah. Kali ini kita akan mengulas tentang cara menghitung kebutuhan bata merah untuk dinding bangunan ataupun rumah yang akan kita bangun. Untuk mempermudah perhitungan kebutuhan bata merah, kita akan menghitungnya per meter persegi.

Nantinya hasil dari menghitung kebutuhan batu bata merah per meter persegi ini baru dikalikan dengan total luas dinding bangunan yang nantinya akan ditutup menggunakan bata merah.

Baca juga: Cara Menghitung Luas Tanah Tidak Beraturan

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah

Agar kita dapat menghitung kebutuhan batu bata merah per meter persegi, sebelumnya kita harus mengetahui dahulu ukuran dari bata merah yang nantinya digunakan.

Ukuran bata merah pada umumnya akan mengalami kemerosotan atau pengecilan bila dibandingkan dengan ukuran bata merah pada masa lampau. Pada tahun 90-an, bata merah yang beredar di Jawa memiliki ukuran 20x15x5 cm bahkan bisa lebih.

Tetapi saat ini bata merah yang beredar di Jakarta hanya sekitar 17-18 x 7-7,5 x 4-4,2 cm. Pengecilan ukuran ini adalah dampak dari penekanan biaya produksi serta harga jual, tapi banyak konsumen yang tidak menyadarinya.

Ukuran Bata Merah Untuk Bangun Rumah

  • Panjang 24 cm, lebar 11,5 cm dan tebal 5,2 cm
  • Panjang 23 cm, lebar 11 cm dan tebal 5 cm

Sebab banyaknya perbedaan ukuran batu bata merah yang beredar di pasaran baik itu buatan pabrikasi maupun hasil dari industri rumah tangga.

Maka penyimpangan yang diijinkan bagi ukuran tersebut ialah : panjang maksimum 3%, lebar maksimum 4% dan tebal maksimum 5%.

Untuk contoh cara menghitung kebutuhan bata merah, kita akan mengambil contoh dari bata merah ukuran 23 cm x 11 cm x 5 cm.

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah

  • Ukuran bata merah dengan panjang 23 cm x 11 cm x 5 cm.
  • Tambahkan ketebalan spesi mortal (pasangan pasir + semen) pada sisi atas panjang bata merah dan sisi samping bata merah tersebut, sebagai contoh misal tebal spesi mortalnya adalah 2 cm.
  • Nilai efisiensi 1 buah bata merah yang telah dilapisi spesi mortal tersebut akan menghasilkan panjang 23 cm + 2 cm = 25 cm serta tingginya 5 cm + 2 cm = 7 cm.
  • Luas efisiensi 1 buah bata merah = panjang x tinggi è 25 cm x 7 cm = 175 cm.
  • 1 m² = 1000 cm è 1000 : 175 = 57,14 digenapkan jadi 58 buah bata merah.

Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Contoh Perhitungan Batu Bata 1 Rumah

Rumah yang akan dihitung memiliki tinggi tembok 3m.

denah rumah

Denah Dinding Rumah

Total panjang dinding =

  • tinggi 3m = A+B+C+D+E+H+J+K = 5+5+2,5+2,5+2,5+8,7+5,2+7,5=38,9m.
  • tinggi 1,2m =M+L+G =3,3+4,5+4=11,8m.

Luas dinding keseluruhan =

  • tinggi 3m =38,9m x 3m = 116,7m2.
  • tinggi 1,2m= 11,8m x 1,2m =14,16m2.
  • total luas dinding =130,86m2.

Luas pintu dan jendela =

  • Pintu jendela ruang tamu = (2,15 x 0,9)+(0,65 x 1,6) = 2,975m2.
  • Pintu ruang dapur = 2,15 x 0,9= 1,935m2.
  • Pintu kamar mandi /WC = 2,15 x 0,9 = 1,935m2.
  • Jendela ruang tidur depan = 1,35 x 1,5 = 2,025m2.
  • Jendela ruang tidur belakang = 0,7 x 1,5 = 1,05m2.
  • Jendela dapur = 0,7 x 1,2 = 0,84m2.
  • Total luas pintu dan jendela = 2,975m2 + 1,935m2 + 1,935m2 + 2,025 + 1,05 + 0,84 = 10,76 m2.

Volume dinding = luas dinding keseluruhan – luas pintu dan jendela

  • Luas dinding = 130,86m2 – 10,76m2 = 120,1 m2.

Jadi luas dinding pada gambar rumah tersebut adalah 120,1 m2. selanjutnya kita bisa menghitung kebutuhan material bangunan, meliputi batu bata, pasir dan semen.

Caranya dengan melihat koefisien analisa harga satuan pasangan dinding batu bata.

Dari harga dan ukuran standar dapat diambil informasi bahwa memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) tebal ½ bata, campuran spesi 1 PC : 8 PP membutuhkan material

  • Bata merah = 70 bh
  • Pasir pasang =0,05 m3
  • Semen = 6,5 kg.

Jadi untuk memasang dinding batu bata dengan volume m2 memerlukan

  • Bata merah = 70 bh x 120,1 m2 = 8407 buah batu bata.
  • Pasir pasang =0,05 m3 x 120,1 m2 = 6,005 m3 pasir.
  • Semen = 6,5 kg. x 120,1 m2 = 780,65 kg. jika 1 sak = 50kg maka perlu 780,65/50 = 15,613 sak semen.

Leave a Comment