Harga Pasir Bangunan 1 Truk


Harga Pasir Per Kubik – Bagi Anda yang sudah lama berkecimpung dalam dunia konstruksi, tentunya sudah paham betul mengenai jenis material apa saya yang dibutuhkan untuk membuat suatu bangunan seperti rumah, ruko ataupun gudang. Adapun beberapa material yang wajib ada yaitu pasir, semen, besi dan beberapa material lainnya yang fungsinya sangat penting.

pasir bangunan



Dari beberapa jenis material tersebut, yang kita bahas kali ini hanyalah material pasir.  Perlu Anda ketahui bahwa ada banyak sekali jenis material pasir yang digunakan untuk sebuah bangunan, yaitu pasir merah, pasir beton, pasir elod, pasir pasang, pasir sungai dan lain sebagainya.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai jenis-jenis pasir bangunan lengkap beserta daftar harga dan tips dalam memilihnya sehingga bisa dijadikan sebagai referensi sebelum melakukan pembelian. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Harga Paving Block Berbagai Model

Jenis-Jenis Pasir Bangunan

Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa ada banyak sekali jenis pasir yang bisa ditemukan dengan mudah di pasaran. Setiap jenisnya sudah pasti mempunyai ukuran dan bentuk yang berbeda. Jenisnya yang berbeda menjadikan butiran pasir mempunyai fungsinya masing-masing. Misalnya saja pasir dengan butiran kasar tentu fungsinya tidak sama dengan pasir yang memiliki butiran lebih kecil dan halus.



Ketersediaan pasir di Indonesia sendiri sangat melimpah sehingga dipastikan mampu untuk mencukupi kebutuhan proyek konstruksi. Berikut ini adalah beberapa jenis pasir yang biasa digunakan untuk bahan bangunan:

  1. Pasir Merah atau Pasir Jebrod

Pasir Merah atau Pasir Jebrod

Sesuai dengan namanya, pasir merah ini memiliki warna merah namun terkadang juga cokelat dann oranye. Jenis pasir ini berasal dari Jebrod, Ciancur, sehingga banyak sekali orang yang menyebutnya pasir jebrod. Meskipun demikian ada pula yang berasal dari Sukabumi.

Karakter yang dimiliki oleh pasir merah atau pasir jebrod yaitu sedikit kasar dengan butiran yang besar. Jika digumpalkan maka pasir merah tidak akan mengalami perubahan bentuk dan tidak ambyar. Pasir merah sangat cocok sekali untuk menambah daya rekat bangunan. Sehingga sering digunakan sebagai bahan pengecoran bersama dengan pasir beton.

  1. Pasir Beton

pasir beton

Pasir beton mempunyai wana abu-abu gelap hingga sedikit kehitaman. Jenis pasir yang satu ini memiliki tingkat kehalusan yang sangat tinggi, ketika dipegang akan terasa begitu halus. Ciri khas lainnya ketika digenggam maka pasir beton tidak akan membentuk gumpalan dan kembali buyar.

Jenis pasir ini akan sangat cocok jika digunakan untuk menguatkan dan mereketkan material bangunan yang lainnya. Bisa digunakan untuk merekatkan batu, batu bata, memplester dinding rumah, pengecoran dinding dan juga pondasi bangunan.



  1. Pasir Elod

pasir elod

Pasir elod biasanya mempunyai warna hitam kelam tetapi ada pula yang berwarna abu-abu gelap. Warna gelap tersebut disebabkan oleh adanya kandungan tanah yang ada di dalam pasir ini. Pasir elod mempunyai butiran yang kecil dan halus.

Sebenarnya pasir elod tidak dapat digunakan sebagai material bangunan karena didalamnya terdapat kandungan tanah. Namun meski demikian ada pula yang mencampur pasir elod dan pasir beton untuk dijadikan sebagai plesteran dinding. Jenis pasir yang satu ini cocok sekali untuk dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan batako.

  1. Pasir Pasang

pasir pasang



Pasir pasang mempunyai bentuk yang jauh lebih halus. Butiran agregatnya sangat kecil, halus dan mempunyai elemen yang lebih padat. Pada saat mengenggam dan mengepalkan pasir ini maka tidak akan ambyar dan tetap menggumpal.

Jenis pasir yang satu sangat cocok untuk dikombinasikan dengan pasir beton. Kedua jenis pasir tersebut bisa dicampurkan untuk pondasi yang kuat dan hasil akhir plesteran dinding yang jauh lebih halus karena butirannya yang terbilang kecil.

  1. Pasir Sungai

pasir sungai

Seperti namanya, pasir sungai merupakan salah satu jenis pasir yang berasal dari sungai. Pasir ini diambil secara langsung dari sungai yang dimana merupakan hasil dari batuan sungai yang cukup keras dan tajam. Mempunyai ukuran butiran yang tidak begitu besar ataupun kecil. Untuk ukuran butiran agregatnya mulai dari 0,063 milimeter sampai dengan 6 milimeter.

Fungsi utama pasir sungai adalah sebagai bahan campuran pengecoran dan pondasi rumah. Pasir sungai  dikenal jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan jenis pasir yang lainnya. Dengan menggunakan pasir sungai maka dapat dipastikan pondasi akan lebih kuat dan mampu tahan lama.



Leave a Comment